SELAMAT dan SUKSES Kepada Puskesmas Kotabumi II Atas Diraihnya Sertifikat ISO 9001-2000  

     HALAMAN UTAMA
     Arsip Berita
     INDEX BERITA
     Berita Utama
     Kotabumi Bettah
     Lampura Sikep
     Politika & Hukum
     Radar Way Kanan
     Segitiga Emas
     Ruwa Jurai
     Pendidikan
     Kriminal
     Lakalantas
     Nasional
     Ekonomi
     Society
     Pariwara
     Olahraga
     Selebriti
     Opini
     INFORMASI
     Radar Group
     Telepon Penting
     ADVERTORIAL
     Tentang Kami
     Profil Redaksi
     Galeri Foto
     Buku Tamu
     Kontak Kami
  |O|u|r| C|l|i|e|n|t|
 
Jaya Sakti
 
STKIP Muhammadiyah Kotabumi
  Berita Berita Utama
Rabu, 10 Februari 2010 01:52:37 Klik : 204 Kirim Berita Ini! Print Berita Ini!
Share |
Dua Kecamatan Siaga Satu
Laporan Nurman Agung

Editor: Kohar Mega

KOTABUMI - Hujan deras yang turun beberapa hari terakhir, membuat air sungai yang berada di wilayah Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) meluap. Dampaknya, perumahan warga yang berada dipinggir bantaran kali, khususnya di wilayah Kecamatan Kotabumi Kota dan Kotabumi Selatan ikut tergenang air.

Selain mengancam perumahan masyarakat, banjir juga mengundang berbagai penyakit menular dan gatal-gatal, yang dapat beresiko bagi kesehatan warga.

Camat Kotabumi, Kodari, S.E., menerangkan bahwa masyarakat yang berada dibantaran sungai, sangat berpotensi terkena banjir, dan mudah terserang penyakit. Karena itu, pihak Kecamatan Kotabumi memberitahukan kepada aparat pedesaan dan kelurahan bahwa di wilayah pemerintahannya dalam kondisi ’siaga satu’ rawan banjir. ’’Kami sudah menginformasikan kepada aparat pedesaan dan kelurahan, yang berada di bantaran sungai untuk siaga satu dalam mengantisifasi banjir. Jangan sampai ada salah satu perumahan warga yang terendam,’’ tegasnya kepada Radar Kotabumi di ruang kerjanya kemarin (9/2).

Dikatakan, salah satu bentuk upaya untuk mengantisifasi datangnya musibah itu, pihaknya menyarankan kepada aparat pedesaan/kelurahan untuk memiliki simpul-simpul. Sehingga, jika banjir melanda, pihaknya dapat segera berkoordinasi langsung ke instansi terkait. ’’Meski beberapa hari terakhir ini curah hujan yang turun tinggi. Namun, simpul-simpul kelengkapan antisifasi banjir sudah dipersiapkan,’’ terang Kodari.

Tidak hanya itu, pihaknya sudah membentuk sistem antisifasi banjir, yaitu melakukan koordinasi dengan Kepala kelurahan/desa, Ketua Lingkungan (Lk) dan rukung tangga (RT), agar masyarakat yang berada disepanjang bantaran sungai dapat dipantau dan diperhatikan kondisinya. ’’Saya mengharapkan kepada masyarakat yang berada disepanjang pinggir sungai, dapat waspada. Kami dari pemerintahan Kabupaten akan berupaya semaksimal mungkin melakukan kewaspadaan banjir,’’ katanya.

Selanjutnya, apa yang terjadi nanti, pihaknya sudah siap mendeteksi dan mendata orang-orang yang terkena musibah. ’’Yang kami lakukan ini, merupakan kebijakan pemerintah Kabupaten, dalam hal ini bupati Lampura Drs. Hi. Zainal Abidin, M.M.,’’ tambah Camat Kotabumi Selatan, Hj. Yuliani, S.Pd.,M.M.

Yuliani menjelaskan, masalah daerah rawan banjir, pihaknya sudah memanggil lurah/kades untuk mengantisifasinya. Apabila di daerah pinggir sungai terkena banjir, diharapkan langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan. “ Saya siap turun kelapangan apabila terjadi musibah banjir,” katanya. (*)

Share |
<< Kembali

Berita Berita Utama Lainnya :

  RADAR LAMPUNG
    RADAR WAY KANAN
Tim Sukses ASRI Pertanyakan Foto Gubernur di Calon Lain
Hari Ini, 8.153 Siswa MI dan SD UN
Lima Srikandi Bersaing Ketat di Pilkada
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Kompor Gas
PNS dan Kakam Diindikasikan Terlibat Pilkada
    LAMPURA SIKEP
Hendarsyah Kades Bandar Putih
PLTS Desa Sumbertani Pasok Energi Untuk 30 KK
Distako-PMII Perindah Kota Kotabumi
Pop Singer Akan Masuk Agenda Tahunan
Minta Dikembalikan Surat Berharga
  RADAR KOTABUMI
Radar Kotabumi

  SITUS RADAR GROUP
    Radar Lampung
    Rakyat Lampung
    Radar Tanggamus
    Radar Lamsel
    Radar Lambar
    Radar Lamteng
    Radar Metro
    Radar Tuba