| Laporan Nurman Agung
Editor: Kohar Mega
KOTABUMI - Hujan deras yang turun beberapa hari terakhir, membuat air sungai yang berada di wilayah Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) meluap. Dampaknya, perumahan warga yang berada dipinggir bantaran kali, khususnya di wilayah Kecamatan Kotabumi Kota dan Kotabumi Selatan ikut tergenang air.
Selain mengancam perumahan masyarakat, banjir juga mengundang berbagai penyakit menular dan gatal-gatal, yang dapat beresiko bagi kesehatan warga.
Camat Kotabumi, Kodari, S.E., menerangkan bahwa masyarakat yang berada dibantaran sungai, sangat berpotensi terkena banjir, dan mudah terserang penyakit. Karena itu, pihak Kecamatan Kotabumi memberitahukan kepada aparat pedesaan dan kelurahan bahwa di wilayah pemerintahannya dalam kondisi ’siaga satu’ rawan banjir. ’’Kami sudah menginformasikan kepada aparat pedesaan dan kelurahan, yang berada di bantaran sungai untuk siaga satu dalam mengantisifasi banjir. Jangan sampai ada salah satu perumahan warga yang terendam,’’ tegasnya kepada Radar Kotabumi di ruang kerjanya kemarin (9/2).
Dikatakan, salah satu bentuk upaya untuk mengantisifasi datangnya musibah itu, pihaknya menyarankan kepada aparat pedesaan/kelurahan untuk memiliki simpul-simpul. Sehingga, jika banjir melanda, pihaknya dapat segera berkoordinasi langsung ke instansi terkait. ’’Meski beberapa hari terakhir ini curah hujan yang turun tinggi. Namun, simpul-simpul kelengkapan antisifasi banjir sudah dipersiapkan,’’ terang Kodari.
Tidak hanya itu, pihaknya sudah membentuk sistem antisifasi banjir, yaitu melakukan koordinasi dengan Kepala kelurahan/desa, Ketua Lingkungan (Lk) dan rukung tangga (RT), agar masyarakat yang berada disepanjang bantaran sungai dapat dipantau dan diperhatikan kondisinya. ’’Saya mengharapkan kepada masyarakat yang berada disepanjang pinggir sungai, dapat waspada. Kami dari pemerintahan Kabupaten akan berupaya semaksimal mungkin melakukan kewaspadaan banjir,’’ katanya.
Selanjutnya, apa yang terjadi nanti, pihaknya sudah siap mendeteksi dan mendata orang-orang yang terkena musibah. ’’Yang kami lakukan ini, merupakan kebijakan pemerintah Kabupaten, dalam hal ini bupati Lampura Drs. Hi. Zainal Abidin, M.M.,’’ tambah Camat Kotabumi Selatan, Hj. Yuliani, S.Pd.,M.M.
Yuliani menjelaskan, masalah daerah rawan banjir, pihaknya sudah memanggil lurah/kades untuk mengantisifasinya. Apabila di daerah pinggir sungai terkena banjir, diharapkan langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan. “ Saya siap turun kelapangan apabila terjadi musibah banjir,” katanya. (*) |