 |
|
 |
 |
|
Berita Radar Way Kanan |
|
| Senin, 03 Mei 2010 06:55:07 |
Klik : 858 |
 |
 |
|
|
| | Masyarakat Pertanyakan Realisasi Kompor Gas |
| BANJIT – Masyarakat Waykanan mempertanyakan realisasi bantuan kompor gas elpigi dari pemerintah sebagai pengganti penggunaan minyak tanah. Mengingat distribusi minyak telah jauh dikurangi, bahkan yang berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel) telah di stop berbulan-bulan. Akan tetapi, hingga kini kompor gas belum juga diterima masyarakat.
''Seingat saya, sejak program konpersi minyak tanah di dengungkan, banyak pangkalan minyak tanah tutup. Karena tidak lagi di suplay oleh agen, sebab agen minyak tanah penyuplay beralasan minyak di kurangi akan segera diganti dengan gas. Oleh karenanya, harga minyak tanah langsung melambung tinggi dan kini mencapai Rp6000-6.500 per liter di pengecer. Namun hingga kini belum ada masyarakat yang menerima pembagian gas dari pemerintah sebagaimana yang telah di sosialisasikan selama ini,'' ujar Perana, salah seorang warga Kecamatan Blambangan Umpu pada Radar.
Menurut Perana, semestinya pemerintah sebelum mengurangi jatah minyak tanah untuk di konpersi dengan gas, terlebih dahulu menjalankan programnya untul membagikan gas sedikit demi sedikit. Dimana pengurangan minyak tanah di suatu kecamatan atau daerah disesuaikan pula dengan pembagian gas. Tapi yang terjadi malah sebaliknya. Kompor gas belum juga dibagikan, sementara minyak tanah sudah di kurangi, sehingga masyarakat benar-benar dirugikan.
Pernyataan serupa disampaikan Edi dari Kecamatan Banjit. Menurut tokoh pemuda Banjit tersebut, masyarakat hingga kini terus menunggu sambil menjerit dalam hati karena mahalnya harga minyak tanah.
''Kalau dulu, paling tinggi harga minyak subsidi kita Rp4000 per liter di pengecer. Tapi saat ini harga minyak subsidi di pengecer mencapai Rp6000 per liter. Diduga, mereka membeli di pangkalan dengan harga tinggi. Anehnya lagi, pangkalan minyak tanah sekarang ini tidak mau memberi tahu berapa harga eceren tertinggi (HET) minyak tanah di Waykanan. (sah) |
|
|
| << Kembali |
Berita Radar Way Kanan Lainnya : |
. Tim Sukses ASRI Pertanyakan Foto Gubernur di Calon Lain . Hari Ini, 8.153 Siswa MI dan SD UN . Lima Srikandi Bersaing Ketat di Pilkada . PNS dan Kakam Diindikasikan Terlibat Pilkada . Hati-Hati Penipuan Berkedok Kawan Lama! . Bupati Hadiri Pengajian Akbar . ASRI Siap Laksanakan Pemilu Damai . Puting Beliung Serang Kampung Sumber Sariu . Dua Pelaku Curanmor Dibekuk . Lomba Bepisol Pikat Ratusan Masyarakat
|
|
|
 |
 |
|  |