 |
|
 |
 |
|
Berita Ruwa Jurai |
|
| Jumat, 08 Januari 2010 06:04:36 |
Klik : 250 |
 |
 |
|
|
| | Waspada Flu Burung! |
| Laporan /Editor : Nyoman Subagio
KALIANDA - Dinas Peternakan (Disnak) Pemkab Lampung Selatan menyatakan, kasus flu burung yang mewabah di dua kecamatan di kabupaten itu belum dikategorikan kejadian luar biasa (KLB). Alasanya, virus H5N1 yang terjangkit pada hewan ternak unggas itu belum ditemukan kasus susfect kepada manusia.
Kadisnak Lamsel drh. Khandri menghimbau kepada masyarakat untuk waspada akan perubahan musim tahun ini. Sebab, serangan virus avian influenza (AI) atau flu burung itu mulai muncul pada perubahan iklim (Musim panas ke musim hujan).Kami sudah tekankan kepada petugas tim gerak cepat penanggulangan flu burung baik tingkat kabupaten dan kecamatan untuk selalu siap selama 24 jam,kata Khandri, Kamis (7/1).
Bahkan untuk mengantisipasi timbulnya kasus flu burung di kabupaten yang menjadi pintu gerbang pulau Sumatera ini, pihak Disnak sudah melakukan penyemprotan dan membagikan obat disinfektan kepada masyarakat melalui unit pelaksana teknis (UPT) tingkat kecamatan.Upaya pencegahan sudah kami lakukan. Mungkin karena Lamsel yang merupakan perlintasan transportasi, jadi virus penyakit flu burung datang dari mana saja. Apalagi awal tahun ini diperkirakan pengiriman ayam antar daerah mulai meningkat,tuturnya.
Timbulnya kasus flu burung di Lamsel juga mendapat respon dari Dinas Kesehatan setempat. Petugas kesehatan terus memantau daerah yang ditemukan kasus flu burung selama 14 hari. Jika ditemukan gejala-gejala susfect flu burung pada manusia, kami langsung mengambil langkah cepat dengan memberikan pertolongan awal,kata Kasi pencegaha dan pengamatan penyakit, Dinas Kesehatan Lamsel Kristi Endarwati, kemarin.
Saat ini kami terus memantau perkembangan kasus flu burung di Desa Bangunan, Kecamatan Palas dan Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda. Pantauan ini dikhususkan bagi mereka yang diketahui memiliki ayam mati,tambahnya.
Selama menjadi pantauan Dinkes, masyarakat akan diberikan pengobatan secara gratis bagi mereka yang sudah terdata memiliki ayam mati mendadak.Jika warga yang memiliki ayam mati terkena gejala-gejala flu burung seperti demam, flu dan badan panas langsung diberikan pengobatan secara gratis,terangnya.
Sebelumnya diberitakan, flu burung ditemukan di Dusun II, Desa Bangunan, Kecamatan Palas dan Dusun II, Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda. Akibat virus mematikan itu, puluhan ayam ditemukan mati mendadak didua daerah tersebut.(*) |
|
|
| << Kembali |
Berita Ruwa Jurai Lainnya : |
. Gagal Curi Motor, Bapak Tiga Anak Nyaris Dimassa . Bayi Kembar Siam Meninggal . Spesialis Pencuri Kabel Ditangkap . Hendak ke Kebun, Maut Menjemput . 4 Penjudi Ceki Diamankan . Siswa SD Tewas di Tabrak Motor . Polsek Tangkap Pelaku Begal . Puluhan Angdes Terjaring Razia . 382 Siswa Ikut Penyuluhan Narkoba . DPO Pemburu Rusa Dibekuk
|
|
|
 |
 |
|  |