| LAMPURA-Setelah melalui proses panjang akhirnya ditetapkan pimpinan tertinggi di Desa Bandarputih. Hendarsyah Alias Pudin calon nomor urut 1 berhasil terpilih menjadi Kades Bandarputih dengan memperoleh 579 suara, mengalahkan pesaing beratnya Topan dengan nomor urut 4 yang merupakan calon incamben (Kades lama, red) dengan perolehan suara 285. Sedangkan, Syamsi Eka Putra yang juga mencalonkan diri dalam pilkades hanya dapat mengumpulkan 73 suara dan M. Syariepuddin sebanyak 67 suara.”Suara tidak syah sebanyak 27 suara, sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1,270 suara,” ujar Riduan Habibi, S.H selaku Ketua Tim Sukses Kades Terpilih Hendarsyah kepada Radar Kotabumi kemarin (3/5).
Dikatakan, puji syukur yang sebesar-besarnya atas kemenangan yang berhasil diraih timnya, yang telah berhasil mengusung Hendarsyah sebagai kades terpilih untuk memajukan Desa Bandarputih.”Mudah-mudahan dengan kades yang baru mampu mempersatukan Desa Bandarputih kembali pasca pelaksanaan pilkades agar menjadi lebih maju dan mampu menggali potensi masyarakat setempat,” terangnya.
Menurutnya, dengan dilaksanakan pilkades tentunya sudah menjadi ketetapan mutlak Hendarsyah sebagai kades terpilih, namun diharapkan kepada anggota tim sukses yang dipimpinnya tidak menunjukan sikap berlebihan kepada tim yang kalah, karena kemenangan itu bukan akhir namun awal dari perjuangan dan kepemimpinan ke depan. “Karena yang menang itu bukan para kandidat, tapi masyarakat Bandarputih yang telah berhasil melaksanakan pilkades,” tegasnya.
Ketua panitia Pilkades Ibrahim mengatakan, panitia telah bekerja secara maksimal untuk mensukseskan pelaksanaan pilkades dan akhirnya pada hari ini (kemarin, red) telah didapat kesimpulan calon pemimpin Desa Bandarputih enam tahun ke depan.
Terkait sebanyak 239 pemilih yang tidak memberikan hak suaranya di Tempat Pemunguatan Suara (TPS), Ibrahim membenarkan dari 1.270 pemilih sesuai DPT hanya 1.031 yang datang, karena banyak yang bekerja dan melanjutkan pendidikan di luar Kabupaten, bahkan diluar provinsi.”Banyak yang tidak datang ke TPS adalah para pemuda yang bekerja di luar daerah,” jelasnya.
Selanjutnya, pelaksanaan pilkades itu merupakan awal dari kegiatan, bukan akhir dari perjuangan. Karena, masih banyak agenda-agenda yang harus diselesaikan. Diharapkan kepada kades terpilih dapat melanjutkan program pembangunan yang sedang dan akan di gagas.”Kemudian tidak ada salahnya jika kades terpilih berkonsultasi dan berkoordinasi dengan segenap lapisan masyarakat termasuk Badan Permusyawatan Desa (BPD) setempat,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam Pilkades Panwascam Kotabumi Selatan Hj.Yuliani beserta Sekcam Nujum Masya. Kemudian Camat Abung Kunang Drs. M. Yamin Thohir, para Kades, tokoh adat, agama, pemuda dan masyarakat setempat.(uan) |