| Laporan Nurman Agung
Editor: Furkon Ari
LAMPURA - Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang dibebankan kepada warga di Kecamatan Sungkai Selatan, memang patut diancungi jempol. Pasalnya, target PBB sebesar Rp54.980.991, ini per Desember 2009 lalu sudah lunas 100 persen. Begitu juga target PAD Rp6.928.012, dilunasi masyarakat dalam 11 pedesaan.
Camat Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Sopian Suud, S.H., mengaku bangga dengan keberhasilan yang sudah dicapainya selama kurun waktu setahun, dalam hal penagihan PBB dan PAD. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya pihak Kecamatan menghimbau dan memberitahukan masyarakat, untuk melunasi iuran wajib pajak kepada negara. Dan juga dukungan dari semua pihak terkait yang sudah membantunya, mengemban amanat bupati Lampura Drs. Hi. Zainal Abidin, M.M. ’’Alhamdulillah, target PBB dan PAD tahun 2009 lalu, sudah dilunasi oleh masyarakat sebelas desa,’’ ujarnya kepada Radar Kotabumi di ruang kerjanya, kemarin (7/1).
11 pedesaan dimaksud, diantaranya yaitu desa Ketapang, Gedung Ketapang, Banjar Ketapang, Sidodadi, Karangrejo. Kemudian Labuhanratu pasar, Labuhanratu Kampung, Bumiratu, Gununglabuhan dan desa Sirnagalih. ’’Dengan jumlah penduduk sebanyak 21.449 jiwa, dan luas wilayah 11.217 hektar. Ini sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, dapat mampu melunasi PBB dan PAD tahun 2009,’’ papar Sopian yang saat itu didampingi Sekteraris Kecamatan (Sekcam), Hj. Nur’aini, S.Ip.
Disamping itu, kata Sopian, juga banyak kiat dan strategi untuk menagih PBB dan PAD ke masyarakat. Yang diantaranya, seperti memberitahukan batas tempo pembayaran iuran, serta menghimbau kepada warga setiap kali mengelar rapat di tingkat dusun dan pedesaan. ’’Bahkan, kami juga ikut turun kelapangan dalam hal penagihan PBB dan PAD. Sekligus mengevaluasi kinerrja aparat dusun dan pedesaan,’’ jelasnya.
Meski target PBB tahun 2010 ini belum ada kabar dari pihak terkait. Namun pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kembali pencapaian yang sudah diraih pada tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, mengawali tahun baru ini, pihak akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat, tentang PBB dan PAD. ’’Kedepan, kami akan turun langsung kelapangan, untuk menghimbau warga dan perangkat desa, agar secepatnya membayar dan menagih iuran wajib ke negara dengan sebaik-baiknya,’’ harap Sopian. (*) |