SELAMAT dan SUKSES Kepada Puskesmas Kotabumi II Atas Diraihnya Sertifikat ISO 9001-2000  

     HALAMAN UTAMA
     Arsip Berita
     INDEX BERITA
     Berita Utama
     Kotabumi Bettah
     Lampura Sikep
     Politika & Hukum
     Radar Way Kanan
     Segitiga Emas
     Ruwa Jurai
     Pendidikan
     Kriminal
     Lakalantas
     Nasional
     Ekonomi
     Society
     Pariwara
     Olahraga
     Selebriti
     Opini
     INFORMASI
     Radar Group
     Telepon Penting
     ADVERTORIAL
     Tentang Kami
     Profil Redaksi
     Galeri Foto
     Buku Tamu
     Kontak Kami
  |O|u|r| C|l|i|e|n|t|
 
Jaya Sakti
 
STKIP Muhammadiyah Kotabumi
  Berita Lampura Sikep
Sabtu, 09 Januari 2010 06:08:35 Klik : 518 Kirim Berita Ini! Print Berita Ini!
Share |
Situs Jejaring Sosial Disukai Remaja
Laporan Ade Putri Setiawati

Editor: Kohar Mega

KOTABUMI-Internal netscape atau internet, saat ini bukan lagi menjadi sesuatu yang baru dan mahal bagi masyarakat, khususnya Lampung Utara. Banyaknya penyedia jasa layanan untuk berselancar di dunia maya ini, seperti warung internet, atau kerap disebut warnet sudah menjamur, disetiap sudut Kotabumi, Lampung Utara (Lampura). Hal ini memudahkan masyarakat Lampura untuk mengakses dunia maya dengan harga yang cukup terjangkau, bahkan bagi kalangan pelajar sekalipun.

Okta Wijaya (26), salah satu pengelola wanet, yang berada dijalan Jendral Sudirman menuturkan, usaha warnet saat ini sangat menjanjikan. Menurutnya, dalam sehari ia mampu mengantongi omset antara Rp. 250.000 hingga Rp.300.000,-. Usaha yang dirintis sejak Januari 2009 ini, sudah banyak dikunjungi masyarakat , mulai dari pelajar , mahasiswa , hingga orang kantoran. Okta menuturkan, baik para pelajar maupun mahasiswa, paling gemar mengunjungi situs jejaring social , seperti facebook , atau ber chatingria .

Tidak hanya gemar membuka situs jejaring social , para pecinta dunia maya ini juga memanfaatkan jasa internet ini untuk menyalurkan hobinya dalam bermain game online, bahkan, menurut okta para baik para pecinta situs jejaring social maupun games ini, dapat menghabiskan waktu berjam jam didepan layar computer.

Dikatakannya, usaha internet ini bisa tetap bertahan apabila, jaringan berbentuk wireless LAN atau kerap disebut Hot Spot , atau tidak terlalu ramai ditempat umum , karena bagi masyarakat yang memiliki laptop atau computer jinjing yang memiliki fasilitas wifi , dapat dengan mudah mengakses internet secara gratis dari penyedia jasa layanan hot spot, sehingga hal ini bisa memicu menyebabkan kematian bagi bisnis usaha warnet. Pada umumnya, hotspot menggunakan standarisasi WLAN IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g. Teknologi WLAN ini mampu memberikan kecepatan akses yang tinggi hingga 11 Mbps (IEEE 802.11 b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11 g) dalam jarak hingga 100 meter.

Kandar (27), salah satu pengunjung warnet mengaku, saat ini dunia maya atau internet sudah bukan lagi hal yang baru. Karena, berkat internet , semua akses informasi maupun pengetahun dapat mudah diketahui , tanpa harus bersusah payah mencari cari tahu. Kandar juga mengaku dalam sehari mampu menghabiskan waktu 4 hingga 5 jam, bertahan didepan layer computer ber internetan, mulai dari sekedar berselancar situs hingga mengunduh file ataupun data data yang dibutuhkan untuk pekerjaan. Namun, saat ini situs jejaring social seperti facebook yang sangat disukai remaja maupun orang dewasa.(*)

Share |
<< Kembali

Berita Lampura Sikep Lainnya :

  RADAR LAMPUNG
    RADAR WAY KANAN
Tim Sukses ASRI Pertanyakan Foto Gubernur di Calon Lain
Hari Ini, 8.153 Siswa MI dan SD UN
Lima Srikandi Bersaing Ketat di Pilkada
Masyarakat Pertanyakan Realisasi Kompor Gas
PNS dan Kakam Diindikasikan Terlibat Pilkada
    LAMPURA SIKEP
Hendarsyah Kades Bandar Putih
PLTS Desa Sumbertani Pasok Energi Untuk 30 KK
Distako-PMII Perindah Kota Kotabumi
Pop Singer Akan Masuk Agenda Tahunan
Minta Dikembalikan Surat Berharga
  RADAR KOTABUMI
Radar Kotabumi

  SITUS RADAR GROUP
    Radar Lampung
    Rakyat Lampung
    Radar Tanggamus
    Radar Lamsel
    Radar Lambar
    Radar Lamteng
    Radar Metro
    Radar Tuba